MENUJU SANTRI TEKNOLOGI

MENUJU SANTRI TEKNOLOGI

November 11, 2018 0 By rois
  1. Apa pentingnya teknologi bagi santri?

Saat ini dunia tengah memasuki era disrupsi teknologi yang bergeser pada era Revolusi Industri 4.0. World Economic Forum (WEF) menyebut Revolusi Industri 4.0 adalah revolusi berbasis Cyber Physical System yang secara garis besar merupakan gabungan tiga domain yaitu digital, fisik, dan biologi. Era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economyartificial intelligencebig datarobotic, dan lain sebagainya. Santri dihadapkan dengan tantangan untuk mempersiapkan dan melengkapi Sumber Daya Manusia dengan kompetensi serta keterampilan yang tepat untuk menghadapi revolusi industri ke-4, agar santri terus mampu berkontribusi nyata untuk agama bangsa dan Negara.

  1. Dengan belajar teknologi, apakah itut idak mengurangi potensi santri untuk belajar agama?

Justru dengan tahu teknologi santri akan lebih khusuk belajar dan dapat eksplorasi dalam belajar agama dan juga sains, teknologi yang membuat siapa? Jawabannya manusia, manusia yang menciptkan siapa? Allah SWT.

Bapak akan megutip fiman Allah SWT: Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (Q.S. al-Mujadalah : 11)

  1. Teknologi apakah yang paling penting untuk mengetahui dan menguasisantri sekarang, mengapa?

Jadi santri janganlah kudet (kurang update), jangalah gumunan dan terplongo-plongo dengan teknologi, pelajarilah dan kuasailah teknologi, jangan santri yang dikuasai teknologi, dalam terminologi saya religion of sains (interkoneksi agama dan ilmu pengetahuan)

  1. Apa dampak positif atau keuntungan bagi santri yang menguasai teknologi?

Santri akan lebih cepat dan responsif dalam berbagai aspek, santri akan dapat menjelajai dunia cukup berada ditangan kita (dunia digengamanmu) santri akan lebih memahami fenomena apasaja yang terjadi dalam konteks ilmu pengetahuan dan juga kemajuan peradapan dunia.

  1. Dengan teknologi yang semakin canggih ini bagaimana agar tidak terjerumusdalam sisi negatif dari teknologi, Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Teknologi bisa membawa dampak positif dan negatif, santri harus bisa menfilter diri dalam penggunaan teknologi, santri harus dapat membagi waktu seefektif mungkin kapan ia mengakses teknologi untuk menunjang pengetahuan santri dalam kontek terminologi agama dan ilmu pengetahuan.

  1. Dengan belajar yang serba canggih ini, apakah tidak meninggalkan pelajaran agama yang dipelajari melalui kitab-kitab?

Diatas sudah dikatakan bahwa interkoneksi agama dan pengetahuan, santri jangan meninggalkan sains dan justru sains itu dapat terkoneksi dengan agama, kebenaran agama dapat dibuktikan dengan sains, belajar kitab jalan terus ilmu pengetahuan jalan terus, sehingga wawasan logika dan keagamaan santri semakin tajam dan brillian.

  1. Apa keunggulannya dibanding santri yang tidak menguasainya?

Globalisasi sains dan teknologi tidak bisa terbendung lagi, dari tingkat kota sampai plosok desa terpencilpun dapat terakses, Justru ketika santri apatisme dengan teknologi akan merugikan santri sendiri, kalau bahasa saya zaman sekarang zamannya teknologi sains janganlah lari kalau kita tidak mau tergerus oleh globalisasi dan teknologi.

  1. Apa dampak negatif atau kerugian bagi santri yang tidak menguasai teknologi?

Saat ini, suka tidak suka, masyarakat sudah masuk menjadi umat digital, santri yang buta teknologi akan ketinggalan jauh perkembangan peradaban dunia.

  1. Bagaimana pendapat bapak, apabila sebuah pondok pesantren mempunyai peraturan yang melarang untuk menggunakan teknologi seperti internet, HP dan lainnya?

Santri dan teknologi” santri dijuluki kaum sarungan tur kopiahan, dalam terminologi saya santri punya potensi yang luar biasa dan memiliki harapan besar dalam memimpin negeri ini secara arif dan bijaksana“the future leaders” santri harus mempunyai pandangan yang berbeda mengenai apa itu teknologi, dan bagaimana santri dapat memanfaatkan teknologi secara proposional. Mindset tentang teknologi tidak ada manfaatnya dan banyak mudhorotnya seharusnya dipertimbangkan dan ditinjau kembali, SANTRI harus dapat membuktikan dan dapat menjadi contoh dalam konteks ini. Menurut bapak pondok pesantren bukan melarang menggunakan teknologi akan tetapi ada batasan-batasan dan filter dalam penggunaan dan pemanfaatan teknologi di pondok, dibuat aturan dan tata tertib yang relevan dengan semangat pesantren.

  1. Menurut bapak, kira-kira kapan orang islam terutama santri bisa mengibarkan kejayaan dalam bidang teknologi yang banyak nilai positif dan negatifnya?

Santri punya andil besar dalam memerdekakan indonesia, santri punya peran penting dalam memastikan Indonesia tetap menjadi bangsa yang memegang teguh agama. Para santri harus dapat menjadi bagian terlibat dalam perang melawan informasi-informasi hoax keislaman dan lainnya didunia maya.Bangsa kita ini butuh figur seorang santri yang shidiq, amanah, tabligh, fathonah untuk kejayaan Islam masa datang.

  1. Bagaimanakah saran bapak untuk para siswa atau santri dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin tak terkendalai?

Teknologi merupakan budidaya manusia dan inovasi manusia, kemajuan dan perkembangannya akan terus terjadi selama masih ada kehidupan manusia. Namun bagi kita manusia religius (Santri), kemajuan teknologi ibarat pedang “bermata dua”disatu sisi ia akan membawa dampak positif dan juga dapat mempermudah gerak dan fasilitas kehidupan yang efektif dan efesien, disisi lain ia akan memberikan dampak negatif bagi mereka yang tidak dapat membawa diri dalam penggunaan teknologi. Sebagai seorang muslim kita menyakini bahwa hidup didunia hanyalah sementara, jadikanlah kehidupan ini sebagai sarana menggumpulkan bekal untuk kehidupan diakhirat?, maka gunakan kesempatan hidup ini untuk mendapatkan kualitas hidup yang bersifat positif, agar kita memiliki kontribusi positif dalam hidup ini. Kejarlah cita-cita anda setinggi langit, selagi kesempatan masih ada. “SALAM SANTRI”

Nama : Dr. H. Mukh Nursikin., S. Ag., M.Si., M.Pd

TTL : Kendal 14 November 1977

Alamat: Jl. Golo No. 34 Pandeyan Umbulharjo Yogyakarta,

No. telp. 081 826 3748/ 0274 4530982

Email:ayahnursikin@gmail.com/nursikin@iainslatiga.ac.id

Blogspot/Instagram :myayahnur.blogspot.co.id/nursikin_aja

RiwayatPendidikan Formal,

-TK Tunas Rimba Kendal

-SDN Pesawahan II Pegandon

-SMPN I Pegandon Kendal,

-MA Nurul Ulum Jekulo Kudus

-S1 IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

-S2 Magister ilmu Pendidikan Islam UII Yogyakarta

-S2 Magister Sains di Universitas Melbourne Australia

-Pascasarjana S3 UIN SunanKalijaga Yogyakarta

-Post Doktoral Univertas Al-Azhar Kairo dan Islamic University of Madinah.

Pendidikan Non Formal,

-Pondok Pesantren Annur Kersan Pegandon Kendal Jawa Tengah

-Pondok Pesantren Darul Falah Bareng Jekulo Kudus

-Pondok Pesantren Fauzul Muslimin Kotagede Yogyakarta

-Pendidikan Bahasa Arab di UII Yogyakarta

-Pendidikan bahasa Arab di UIN Yogyakarta

-Pendidikan Bahasa Inggris NTC Yogyakarta

-Pendidikan Bahasa Inggris UIN Sunan Kalijaga

-Pendidikan Bahasa Inggris UNY

-Menjadi dosen diberbagai perguruan Tinggi baik Negeri atau Swasta dalam Negeri maupun Luar Negeri (Malaysia, Australia, Madinah dan lain lain)

-Dosen Pascasarjana di UII Yogyakarta,

-Dosen tamu Pascasarjana di UNMuh Ponorogo Jawa timur

-Dosen tamu Agama Islam di STIE Widya Wiwaha Yogyakarta

-Dosen tamu pascasarjana di IAIN Purwokerto

-Dosen tamu di UAD Yogyakarta

-Wakil Rektor bidang kemahasiswaan di Universitas STikes AKBIDYO Yogyakarta

-Dosen Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

-Dosen Pascasarjana di IAIN Salatiga sampai sekarang.

MOTTO HIDUP:“Sukses tidak pernah gampang, sukses harus ikhtiyar atau usaha, sukses harus rajin dan tekun, sukses juga banyak bertemu dengan masalah dan kegagalan. Ingat pepatah bijak: “Pelaut yang ulung tidak dihasilkan dari laut yang tenang, tapi dari badai.”  “man jadda wajada